Gaya Hidup Kekinian

Bisnis

Apa Itu Social Media Marketing

Digital marketing terdiri dari beberapa macam jenis, diantaranya adalah SEO, periklanan, video content dan juga social media marketing. Masing-masing mempunyai teknik beserta keunggulan dan kekurangannya tersendiri.

Nah, salah satu hal yang harus dikuasai oleh para digital marketer adalah sosial media marketing atau pemasaran melalui media sosial, seperti misalnya facebook, instagram ataupun jejaring youtube.

Dengan social media marketing diharapkan penjualan bisnis yang anda kelola bisa meningkat, terlebih saat ini mayoritas orang pasti memiliki medsos, utamanya dalam rentang usia 20-40 tahun yang notabene merupakan pembeli potensial terhadap produk-produk anda.

Apa Itu Social Media Marketing?

Social media merketing adalah jenis pemasaran yang menggunakan media sosial sebagai perantara untuk mengenalkan produk dan juga hal-hal lain yang berhubungan dengan produk yang anda jual.

Teknik yang digunakan pada sosial media marketing ada yang bersifat optimasi manual dan juga melalui periklanan. Ada juga teknik lain seperti misalnya dengan menggunakan rajakomen.com untuk menaikan trust para pengunjung.

Adapun, teknik apapun yang digunakan tentu saja tujuannya adalah untuk mencari viewers yang nantinya bisa diarahkan menuju halaman website atau melakukan pembelian langsung pada medsos yang dikelola.

Tips Melakukan Social Media Marketing

Setiap produk dapat dipasarkan melalui media sosial, mulai dari produk yang berharga murah sampai produk yang memiliki harga mahal. Berikut ini adalah tips yang dapat dilakukan ketika anda akan melakukan social media marketing.

  1. Memilih Social Media yang Tepat

Seperti diketahui, media sosial itu banyak sekali jenisnya mulai dari fb, twitter, instagram, whatsapp, youtube dan lain sebagainya. Semua media sosial tersebut memiliki karakteristik sendiri yang berbeda satu sama lain.

Setiap produk pun memiliki karakteristik sendiri. Anda harus pintar pintar mencari media sosial yang cocok untuk melakukan penjualan.

Contohnya, ketika anda berjualan gamis anda bisa menjual gamis melalui berbagai platform media sosial.

Namun, ketika misalnya anda ingin menjual produk pertanian rasanya kurang pas jika anda memasarkannya melalui instagram ataupun tiktok. So, anda harus memilih medsos yang pas sesuai karakteristik barang yang akan anda jual.

  1. Riset Pasar

Hal selanjutnya yang bisa dilakukan ketika akan menjalankan social media marketing adalah mengetahui jenis target market anda dan medsos apa yang biasanya mereka gunakan.

Jika misalnya anda menjual produk fashion, anda bisa menggunakan instagram karena tampilannya mendukung anda untuk membuat katalog produk yang dapat dilihat oleh para costumer.

Adapun, dilangkah ini anda juga harus melakukan analisa analisa tertentu yang berkaitan dengan target market, persaingan serta strategi-strategi yang akan dilakukan untuk menguasai pasar.

  1. Optimasi Gambar

Sama seperti pada toko offline, tampilan display pada toko turut mempengaruhi banyak atau sedikitnya penjualan yang akan anda dapatkan. Semakin bagus display toko akan membuat orang lebih tertarik untuk membeli produk anda dibandingkan toko yang tidak tertata.

Begitupun di media sosial, anda harus membuat tampilan foto sebagus mungkin. Dengan foto foto produk yang menarik diharapkan para costumer jatuh cinta dan mau melakukan pembelian terhadap setiap produk yang anda pasarkan.

  1. Beriklan

Apalah artinya anda sudah mendesain media sosial anda sedemikian rupa tanpa orang-orang yang melihat media sosial anda.

Maka dari itu, agar orang-orang tertarik dengan produk yang dijual, anda harus melakukan strategi periklanan. Dengan melakukan periklanan produk anda akan mudah terlihat oleh calon costumer.

Saat ini sendiri, social media marketing memang sangat erat kaitannya dengan penguasaan periklanan digital, seperti misalnya fb ads, ig ads, youtube ads dll, Anda harus mempelajari itu.

You may also like...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.